Showing posts with label kelinci hias. Show all posts
Showing posts with label kelinci hias. Show all posts

Thursday, 13 October 2016

Cantiknya Kelinci Fuzzy Lop dari Kandang Ardya Rabbitry Malang

Apa itu kelinci Fuzzy Lop? Sudahkah anda mengenalnya? Sebagaimana yang kita tahu, masyarakat kita banyak yang menyukai kelinci, namun sangat sedikit dari mereka yang memahami dunia perkelincian, termasuk jenis-jenis yang ada didalamnya.

Kami adalah peternak kelinci hias yang fokus pada kelinci rex, dan fuzzy lop. Pada postingan kali ini kami akan mengenalkan sedikit tentang kelinci fuzzylop. Kelinci Fuzzylop adalah kelinci ras yang dikembangkan di indonesia. Fuzzylop bukanlah kelinci impor, fuzzy lop adalah termasuk ras lokal dari indonesia. Tidak ada catatan data yang bisa menerangkan sejarah bagaimana terlahirnya fuzzylop di indonesia, sehingga kelinci ini masih sangat sulit untuk diakui dunia. Namun begitu, Kelinci fuzzylop adalah kelinci ras indonesia yang sudah dimasukkan dalam kategori kontes nasional.

Kelinci Fuzzylop adalah kelinci hias yang berbulu panjang dan memiliki telinga yang turun. Tektur bulunya adalah seperti tekstur bulu normal yakni sedikit kasar dan tidak lembut seperti English Anggora. Bobot kelinci fuzzlop dewasa yang bagus adalah di antara 2,75kg hingga 4kg. Kelinci ini termasuk kelinci dengan size medium, bukan mini seperti pada hollandlop.

Masing-masing peternak memiliki kelinci fuzzylop dengan kualitas yang berbeda. Jika anda menginginkan kelinci fuzzylop dengan kualitas terbaik, maka jangan lupa untuk menjadikan kandang kami sebagai salah satu referensi yang wajib anda kunjungi. Kisaran harga ditempat kami adalah mulai 150rb hingga 800rb sesuai dengan kualitasnya. Jika anda mencari yang terbaik maka sudah seharusnya pula anda menyiapkan budget yang tidak murah untuk mengadopsi calon binatang peliharaan kesayangan anda. Sekian Saja, dan terimakasih telah berkunjung ke blog kami.





Wednesday, 18 May 2016

Anakan Kelinci Fuzzy Lop yang lucu di Malang

Jual Kelinci Hias
Anakan Fuzzy Lop
IDR 150-200rb
lebih lanjut hub
telp 085733232052
  WA 0899-8110-975 / BB 2AFA13A1

Mau kelinci hias yang imut-imut dan lucu seperti kelinci di atas? sekarang gak usah bingung-bingung lagi nih cari kelinci hias yang seperti ini di Kota Malang. Itu karena anda cukup dengan mengunjungi Ardya Rabbitry peternak kelinci hias yang tepatnya ada didaerah tasikmadu, kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Di sini kami mempunyai koleksi kelinci hias seperti Fuzzy Lop, Rex dan Holland Lop.
Namun wajib di ingat ya guys, stock kelinci yang dijual tidak selalu ada tiap hari. Ya wajar lah mengingat kami jualan dengan hasil breeding sendiri sehingga perlu proses terhitung masa bunting dan masa sapih.



Namun dijamin kok, untuk edisi Bulan Mei 2016 ini, saat ini kami mempunyai stock anakan Fuzzy Lop, Rex dan Holland Lop yang melimpah. Namun begitu Stock bisa habis sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan lebih lanjut melalui Blog. langsung hubungi aja CP yang telah tertera.

Tuesday, 27 October 2015

Mengapa Harga Kelinci Hias Sangat Bervariasi dan tidak konsisten?


Title : When i ask Price, Why Always PM ? Berikut Latar belakangnya!

Berdagang Hewan tidak sama dengan berdagang Barang. Apalagi jika sudah menyangkut kelinci Hias. Dalam bermain kelinci hias, ada beberapa aspek yg wajib anda pahami karna beberapa aspek tersebut akan sangat menentukan nilai ketidakstabilan harga terutama di usia anakan.

Tahukan anda bahwa setiap anakan kelinci dari indukkan yg sama (1 saudara) akan mempunyai kualitas yg berbeda-beda? Sebenarnya hal ini juga sama saja dengan kita (manusia). Bagi kita yg mempunyai saudara, tidak aneh jika si kakak ternyata lebih cantik dari adiknya, si adik lebih gemuk dari kakaknya, si kakak rambutnya keriting kok adik rambutnya lurus, kakak kulitnya putih mulus kok saya agak hitaman ya..dan lain sebagainya.

Tidak hanya fisik, sifatpun juga tidak akan sama. Kembali ke topik, dalam bermain kelinci hias, Aspek Utama yang menjadi dasar dalam penilaian adalah Mutu / Kualitas. Standar mutu tiap-tiap jenis kelinci tentu saja akan berbeda spesifikasinya.  Misalnya saja kelinci rex. Selain berpatokan pada bobot, spesifikasi standar mutu kelinci rex yang paling besar poinnya adalah dari Bulu dan Body dan dilengkapi spesifikasi pendukung lainnya seperti telinga,ekor,dll

Sebenarnya sama saja dengan burung kicau. Burung Kicau yg gacor tentu saja akan berbeda nilainnya dengan yang tidak gacor, dsb. Berbeda lagi dengan burung merpati ondokan (balap), tentu saja disini yang menjadi standar spesifikasinya bukanlah kicau namun lebih ke kecepatannya.

Oleh karena itu, Dalam bermain kelinci hias, walaupun 1 saudara maka nilai harganya akan berbeda-beda. Perkembangan mutu pada kelinci juga sangat dipengaruhi oleh masa pertumbuhannya. Dalam artian lain, cara perawatan anda juga akan mempengaruhi perkembangan mutu kelinci anda. Contoh: Pakan yg tidak terkontrol akan membuat kelinci anda kegemukan, hal ini berdampak fatal jika anda memelihara kelinci hias berjenis mini, karena perkembangan bobot juga ada batasanya.

Cara merawat yg kurang baik juga akan menimbulkan berbagai dampak penyakit, dan yang paling riskan adalah penyakit mencret. Menurut banyak peternak berpengalaman, Kelinci yg sudah terkena mencret, perkembangannya ke depan tidak akan bisa optimal, biasanya bobotnya juga tidak akan bisa maksimal sebagaimana wajarnya.

Selain Mutu dan Perawatan, Aspek selanjutnya yang bisa menentukan nilai adalah Umur. Semakin bertambah umur kelinci, maka rincian biaya pakannya jg akan bertambah. Maka sangat lumrah jika saat ini harga kelinci 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dst tidak sama. Dari aspek umur ini bisa dibilang Puncak nilai harga tertinggi suatu kelinci adalah jika sudah siap kawin atau bisa juga indukkan proven/produktif. Biasanya yg paling ramai di cari untuk usia kejayaan ini adalah sekitar 5-11bulan. Hal ini bukan berarti bahwa usia kelinci yg di atas 11 bulan berkualitas jelek, perlu anda ketahui bahwa usia produktifitas kelinci sebenarnya sangat panjang, dan pada hakikatnya usia kelinci juga bisa sampai 5-8tahun. Hal yg demikian biasanya lebih dikarenakan oleh permintaan pasar saja, karena idealnya jika ingin diternak lagi akan lebih banyak peminatnya jika usianya masih muda daripada usia yg sudah tua.

Aspek terakhir yang menentukan nilai jual kelinci adalah produktifitasnya. Indukan kelinci yg produktif dan bisa mempunyai banyak anak dan sering beranak, tentu saja akan semakin banyak di cari daripada yg hanya beranak sedikit. Dan untuk kelinci yang kurang produktif dan sudah tua biasanya akan masuk ke barang afkir atau masuk ke dalam pedaging (walaupun sebenarnya adalah kelinci hias).

Dari ulasan di atas, Tentu saja akan sangat sulit bagi peternak untuk memajang harga secara online. Sesuai dengan permasalahan pada awal paragrap yang sudah sempat saya sebutkan tadi bahwa jika kita berjualan barang, maka barang tersebut tidak mungkin akan berubah bentuk maupun berubah kualitas dalam periode waktu tertentu yg singkat. Sangat berbeda jika berjualan kelinci hias, Kualitasnya akan selalu berubah hanya dalam beberapa minggu saja selama proses perkembangannya terutama pada masa anakan, dan seperti yg sudah saya bilang, Umur dan kebutuhan pakan juga akan menjadi rincian tersendiri untuk penentuan harga.

Jika kita pajang dengan harga sekian pada saat kita menguplod foto secara online, sudah tentu harga tersebut akan menjadi patokan. Sedangkan konsumen tidak bisa diperkirakan waktu kedatangannya. Bisa hari ini, besok, minggu depan atau bulan depan. Dan akan selalu menjadi masalah jika harga yg ditawarkan di online pada saat itu, akan berubah pada minggu atau bulan berikutnya tanpa sepengetahuan konsumen/peminat. Jika demikian, maka akan sangat lebih baik jika harga tidak dipajang secara online, namun lebih dari person to person melalui Private Message (PM) dengan ditambahkan penjelasan/edukasi langsung terhadap konsumen, mengingat tidak semua konsumen memahami seluk beluk ttg kelinci hias.

Tuesday, 28 July 2015

Apa keuntungan memelihara kelinci jika dibandingkan dengan kucing?



Dalam artikel yang saya buat berikut, apa yang kami utarakan adalah sesuai dengan sudut pandang pecinta kelinci atau komunitas hobi kelinci. Tentu saja pendapat kami dalam artikel berikut bisa berbeda dengan pendapat pecinta kelinci. Walaupun Begitu, pendapat-pendapat yang kami utarakan dibawah ini masih sesuai dengan logika dan realitas yang ada dan bukan hanya sekedar omong kosong belaka!

Yang Pertama yang membuat kami memilih kelinci sebagai hewan peliharaan adalah karena jika di bandingkan dengan kucing, adalah karena kelinci tidak mengeluarkan suara seperti kucing yang selalu meaw-meow. Bagi pecinta kucing mungkin tidak masalah, namun bagi saya yang juga pernah punya kucing banyak selama masih tinggal dikampung, bunyi meaw meow ini membuat saya bising dan sangat mengganggu terutama jika saat lapar dan berkelahi. Seringkali tengah malam harus bangun jika ada kucing yang bertengkar. Sangat berbanding terbalik dengan kelinci, yang hampir tidak pernah mengeluarkan suara dari mulutnya walaupun mereka dalam keadaan lapar.

Oke oke, mungkin bagi anda kok bisa sih memelihara hewan kok sampai dibiarin kelaparan? tentu jika anda mempunyai tanggapan seperti ini, anda mungkin belum pernah memelihara hewan. Memelihara hewan apapun pasti akan terjadi keadaan dimana kita telat memberi makan, ataupun kita anggap jadwal makan sudah kita laksanan namun hewan kita masih minta makan. Rasa lapar ini sangat lumrah bagi hewan, dan sama halnya dengan manusia. Dan tanggapan seperti ini juga tidak akurat, karena walaupun tidak lapar, kadang kucing memang suka meaw meow untuk cari perhatian dan sebagainya dan sebagainya karena memang inilah habitat kucing.

Yang Ke Dua, Khusus untuk jenis hias, makanan kelinci tidak semahal makanan kucing. Bahkan teman saya ada yang pernah curhat bisa habis sampai jutaan hanya untuk membeli makanan kucing. Bahkan pengalaman teman saya yang memelihara kucing persia, kita coba beri makan ikanpun mereka tidak mau memakannya. Bagaimana dengan kelinci? Makanan kelinci Hias yang paling mahal adalah jenis pelet merk terkenal seperti Nova. Dan tentu saja masih banyak jenis pelet yang lebih murah lagi yang bisa digunakan dibawah harga Nova. Dan harga kualitas pelet yang bagus seperti nova ini juga masih sangat murah jika dibandingkan kualitas pakan terbaik untuk kucing.

Dan lagi, jika ketika anda memelihara kelinci dan anda merasa tidak ada uang untuk membeli pakan pelet anda bisa mencari rumput terutama yang jenis rumput berdaun lebar atau jenis daun hijauan seperti kangkung, sawi, daun lamtoro, daun luntas dan sebagainya yang dapat anda temukan dengan mudah dilingkungan anda secara gratis, pasti kelinci akan dengan lahap memakannya. Kebanyakan kelinci walaupun jenis hias tidak akan sulit atau rewel memakan hijauan ini, karena memang habitat asli kelinci adalah pakan hijauan. Bahkan bisa dibilang kelinci akan lebih suka makan hijauan ketimbang makan makanan pelet jika harus disuruh memilih.

Yang ke Tiga adalah segi perawatan. Saya tidak akan mengulas untuk jenis yang lokal (tidak hias) karena sama-sama tidak wajib memerlukan perawatan khusus. Untuk Jenis Hias pada kucing: Banyak yang berbagi pengalaman bahwa kadang seminggu atau 2 minggu sekali kucing mereka perlu dibawa ke salon untuk mengcreambath kucing kesayangan mereka supaya buluya tetap halus dan terjaga kesehatannya. Pada kelinci, dari pengalaman beberapa breeder yang sudah sering ikut show biasanya mereka juga membawa ke salon sebelum di ajak kontes. Namun untuk perawatan sehari-hari jika tidak akan di ikutkan kontes kita cukup hanya menyisir bulunya setiap hari supaya bulunya bisa tampil selalu indah dan memotong kukunya jika diperlukan. Biasanya jenis kelinci yang perlu disisir setiap hari adalah jenis anggora atau fuzzlop yang nota bene mempunyai bulu yang panjang.

Perbedaan keduanya sebenarnya bisa dilihat dari rasio membawanya ke salon, pada kelinci kita tidak perlu sering-sering membawa ke salon, kecuali pada saat tertentu seperti saat ingin mengikuti kontes. Karena dengan perawatan ala kadarnya seperti mensisir bulunya kelincipun sudah bisa terlihat bagus. Bagaimana jika sering-sering kita bawa kesalon? jika anda terlalu sering membawanya ke salon hal itu akan berdampak bagi kesehatannya, karena kelinci sangat rentan kesehatannya jika sedang basah kuyup apalagi dalam keadaan yang sedang tidak Fit. Kebersihan dan kebagusan kualitas kelinci akan terjaga jika kandang anda selalu bersih, dengan sendirinya kualitas bulu juga bisa bagus. Dan banyak para breeder yang hanya memberi pelet bagus seperti nova tadi untuk kualitas kelinci yang akan diikutkan kontes.

Yang ke Empat adalah kotorannya. Sama-sama hewan mamalia namun bau kotorannya bisa saya katakan sangat berbeda. Untuk BABnya, Kotoran kelinci tidak berbeda dengan kotoran kambing, bulat-bulat keras dan bagi saya sendiri saya tidak merasa jijik bahkan jika harus saya pegang dengan menggunakan tangan telanjang. Sedangkan pada kucing,  kotorannya bentuknya hampir sama dengan manusia dan baunya juga minta ampun. Apakah anda berani pegang dengan tangan telanjang? kalau saya tidak. Bedanya untuk kucing hias bisa di akal dengan menggunakan pasir jika di kandang. Namun bagaimana jika diluar kandang sedangkan di lingkungan kota sudah sangat sulit di temukan tanah yang tidak dipasangi paving atau ubin? ya ini juga jadi masalah. Untuk Kencingnya secara umum banyak yang bilang bahwa kepunyaan kelinci lebih berbau pesing. Sebenarnya ini terjadi karena jika kencing kelinci kita tampung diwadah tanpa ada pasirnya, hal yang sama akan terjadi jika tempat kotoran kucing juga tidak beri pasir.

Kalau pengalaman saya, supaya kelinci tidak berbau pesing, maka alas bawahnya harus langsung jatuh ke tanah. Untuk peternak skala besar yang sering saya lihat, alasnya berupa semen. Namun saya kurang cocok menggunakan metode ini jika saya memelihara hanya dalam skala kecil. Karena menurut pengalaman saya yang seringkali berkunjung ke peternak besar, kandang yang beralaskan semen tampilannya jadi terlihat kotor karena banyak bekas-bekas kotoran dan kecing kelinci yang melekat pada semen dan kadang juga berlumut/berkerak.

Peternak besar memang sengaja mengumpulkan kencingnya untuk di jual kembali sebagai pupuk. Jadi jangan heran jika dipeternakan besar baunya lebih sering kita temukan berbau pesing. Untuk harga kencing kelinci ini juga lumayan mahal, yakni bisa berkisar 1000-1500/liter.

Alasan Ke Lima: Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, yakni kencing kelinci aja bisa laku. Maka memelihara kelinci sangat wajib kita lakukan jika ingin meningkatkan derajat perekonomian kita. Sebenarnya tidak hanya kecing, Kotoran BABnya pun juga laku di jual, dan bisa dihargai 4000-5000 perkarungnya. Tidak hanya Kotoran, dagingnya pun bisa kita jual apalagi jika ada pengepul, namun bagi anda yang ingin jual daging kelinci, saya tidak menyarankan anda untuk memelihara jenis hias. Kasihan juga kan unyu-unyu banget gitu masak di sembelih. Utamakan pilihlah pelihara jenis pedaging jika ingin berbudidaya untuk dijual dagingnya. Bagaimana dengan kotoran kucing? yah saya rasa saya tidak perlu menjawabnya karena memang tidak laku jika dijual.

Memelihara kelinci sangat kita perlukan karena selain bisa meningkatkan derajat perekonomian kita, kelinci juga bisa memberikan asupan gizi yang cukup untuk kita jika mengkonsumsi dagingnya. Supaya anda bisa memakan daging kelinci setiap minggunya, anda hanya membutuhkan 4 indukkan betina dan 1 indukkan jantan. Dengan perhitungan 4 indukkan betina akan melahirkan dalam 1 bulan,(masa bunting kelinci hanya 1 bulan) dan akan beranak 5-6 ekor.  Maka perbulan akan menghasilkan anakan 20-24 ekor. Umur Anakan jika sudah berumur 2 minggu bisa dikawingkan lagi. sehingga untuk pembibitan bisa dibilang 1,5 bulan sekali atau setahun 7kali. Sehingga perhitungannya dalam setahun kelinci akan menghasilkan 7x20-24 ekor = 140 -168 ekor. Sedangkan setahun hanya mempunyai 52x minggu. Di kurangi usia pembesarannya mungkin bisa pas seminggu sekali.

Bagaimana? Berminat memelihara kelinci? Yuk Gabung belajar berternak kelinci di fanspage kami https://www.facebook.com/peternakkelincidimalang

By: Ardya Rabbitry